Kadispenad Tegaskan Pelaku penembakan di Gancit Bukan Anggota TNI

netralitas.net, jakartakadispenad tegaskan pelaku penembakan di gancit bukan anggota TNI – Dr Anwari, pelaku penganiayaan dan penembakan di gandaria city disebut pensiunan dokter di RSPAD. pihak TNI AD masih menelusuri informasi itu,seraya menegaskan Anwati bukan anggota TNI.

“memang betul ada informasi kejadian seperti itu dan kalau meilhat nomor mobilnya,itu pelat nomor mobilnya, itu pelat nomor  satuan jajaran TNI AD. tetapi hasil konfirmasi saya bahwa nama pelaku a.n DR. Dr anwari, SH,Sp.KFR,MARS,MH tidak ada di jajaran TNI AD, istrinya memang seorang dokter spesialis anak dan PNS di RSPAD,” ucap kadispen TNI AD ( kadispenad) brigjen alfret dennt tuejeh dalam keterangan tertulis kepada netralitas,net (7/10/2017).

denny mengatakan istri anwari bekerja di RSPAD sebagai dokter. mobilnya yang di gunakan oleh anwari adalah mobil dinas istrinya.

(BACA JUGA : panglima TNI mengaku berpolitik negara bukan berpolitik praktis )

“Mobil dinas yang digunakan adalah mobil dinas istri yang bersangkutan. Artinya, pemberitaan yang mengatakan ada oknum TNI AD yang menembak itu tidak benar, karena pelakunya bukan prajurit TNI AD,” ucap Denny.

Denny menegaskan bahwa prajurit TNI AD dilarang melakukan tindakan sewenang-wenang. Ada proses hukum bagi anggota yang bersikap arogan bahkan menodongkan senjata.

“Saya tegaskan bahwa Prajurit tidak boleh arogan, apalagi sampai mengeluarkan senjata dan menembak. Kalau ada prajurit TNI AD yang bersikap dan bertindak diluar kepantasan sehingga menyalahi aturan, maka saya pastikan itu diproses dan dikenai sanksi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” ujar Denny.

Apakah dr Anwari pernah bekerja di RSPAD?

“Dari keterangan saya dapat telusuri, dia tidak pernah dinas di jajaran TNI AD,” jawab Denny.

Sebelumnya, Anwari melepaskan tembakan ke atas. Petugas parkir yang ketakutan bahkan sampai berlutut di kaki Anwari.Bonus new member 10rb dengan deposit 25rb hanya di salmonpoker.com – poker online 

“Ini kan kasus 351, penganiayaan, sedang (koordinasi) dengan security parking,” ujar Kompol Kurniawan sraya menegaskan bahwa Anwari bukanlah anggota TNI.

Peristiwa penembakan ini terjadi Jumat (6/10) kemarin malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Namun pihak Gandaria City baru melapor Sabtu (7/10) pagi tadi.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *