Gerindra Partai Terdepan Yang Desak Presiden Untuk Nonaktifkan AHOK Sebagai Gubernur

 Gerindra Partai Terdepan Yang Desak Presiden Untuk Nonaktifkan AHOK Sebagai Gubernur

 

Netralitas.net, Metropolitan –  Gerindra Partai Terdepan Yang Desak Presiden Untuk Nonaktifkan AHOK Sebagai Gubernur – Ketua DPP partai Gerindra, Ahmad Riza Patria mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera menonaktifkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta karena berstatus terdakwa dalam kasus penistaan agama.

“Kita minta kepada pemerintah pusat, Presiden, Kemendagri dan Kementrian terkait untuk segera mengambil kebijakan dan keputusan untuk memberhentikan sementara Ahok,” ungkap Riza kepada Okezone, Minggu (26/2/2017).

Wakil ketua Komisi II DPR RI itu menyampaikan, seharusnya pemerintah memperlakukan yang sama dengan sejumlah kepala daerah lainnya yang dinonaktifkan karena terjerat kasus tindak pidana. Apalagi, katanya, Ahok sudah didakwa dengan Pasal 156a KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

“Karena banyak kasus, di Ogan Ilir ada kasus narkoba saja dihentikan kemudian malah dipecat. Padahal belum inkrach, belum masuk pengadilan, artinya Kemendagri berani memberhentikan bahkan memecat. Padahal sanksinya di bawah empat tahun, itu kan harus ada keadilan,” jelas Riza.

Sekedar diketahui, dalam perkara dugaan penistaan agama, Ahok didakwa dengan Pasal 156 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara. Selain itu, Ahok juga didakwa dengan Pasal 156 a soal Penodaan Agama yang ancaman hukumannya paling lama 5 tahun penjara. ( Baca Juga : Anies-Sandi: Program Rumah Nol Rupiah Hanya Untuk Warga Berpenghasilan 7juta Perbulan )

( Okezone.com )

1 Comment

  1. Pingback: M.Taufik : Mustahil Partai Koalisi Cikaes Dukung Ahok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *